Saat membaca artikel ini, jadi inget pengalaman beberapa rekan kantor yg ‘bejo nasib e” bisa dines (baca: jalan-jalan) ke mancanegara. Mereka, karena muslim yg mengerti benar betapa beratnya amanah untuk memelihara tubuh dari makanan haram, seringkali berinisiatif membawa popmie ataupun indomie dalam kopernya. Kerepotan yg mungkin juga dialami saudara muslim yg berada di berbagai negara kala mereka harus menginjakkan kaki di negara yg mayoritasnya non-muslim dan tak mengenal prinsip halal-haram.
Rupanya saat ini ‘concern’ beberapa negara, terutama di eropa terhadap ‘halal-food’ semakin meningkat. Selain dari sisi ‘Consumer approach’ yang ternyata semakin hari makin besar, seiring bertambahnya komunitas muslim di sana juga karena alasan kesehatan. Berbagai riset berhasil membuktikan halal-food lebih sehat dibanding non-halal food. Misalnya : dari wabah flu babi kemarin, isu trans fatty acid pada lemak babi, dll.
Saat ini, tempat yang menyediakan berbagai makanan halal bakal segera dibuka. Halal Park Food. Taman ini rencananya akan menjadi tempat berkumpulnya penjual makanan halal. Dan diprediksi akan menjadi pintu gerbang pasar halal baik di Inggris dan negara Eropa lainnya.
‘Halal Food Park’ pertama telah di buka di Banham, Norfolk. Tempat yang berisi para penjual makanan halal tersebut konon merupakan ‘Halal Food Park’ pertama yang bakal menjadi pintu gerbang menuju pasar halal di Inggris dan seluruh Eropa.
Sudah lebih dari dua tahun IGM dan NPD Service bekerja untuk mewujudkan ‘European Halal Food Park’. Kini proyek tersebut sudah memasuki tahapan final konstruksi dan sudah siap membuka EU Licensed Factory untuk industri kecil dan menengah dalam memasuki pasar luar negeri.
Diperkirakan terdapat turnover sebesar 50 juta termasuk di tahun pertama selain sejumlah partner yang telah berkomitmen. Sehingga proyek ini diharapkan bisa mulai beroperasi penuh sekitar 6 bulan ke depan. Para penjualnya rata-rata merupakan produsen makanan Inggris yang berbasis syariah.
Lokasinya yang berada kurang dari 90km dari pusat kota London pun dinilai sangat tepat. Hal ini disebabkan adanya dua akses menuju komunitas muslim terbesar di Eropa, yaitu 8 juta warga Perancis dan sekitar 4 juta warga Inggris muslim.
“Kami telah menanti projek semacam ini, dimana masyarakat bisa memuaskan kebutuhan mereka akan produk halal di Inggris. Salah satu yang memerlukan kebutuhan tersebut termasuk saya yang menginginkan produk halal dari perusahaan berbasis syariah,” ujar Mr Ghulam Ghafoor selaku Managing Director of Pak Supermarkets seperti yang dilansir dari halalfocus.
Iklim resesi dan ketidakpastian yang melanda Eropa akhir-akhir ini, membuat kepala proyek ‘European Halal Food Park’ mengijinkan para penjual untuk membuka pusat makanan halal di wilayah lainnya di Inggris. Meski begitu Norfolk tetap akan tetap bertindak sebagai distributor sentral atau pusat.
Adanya perluasan tersebut sebenarnya juga ingin memperlihatkan bagi sayap kiri atau organisasi ekstrim, bahwa ‘European Halal Food Park’ tidak hanya menguntungkan kaum Muslim namun juga banyak pihak lainnya. Misalkan saja dengan dibukanya taman ini tercipta sekitar 500 lowongan pekerjaan. Selain itu letaknya yang strategis menjadi daya tarik para produsen halal dari seluruh dunia untuk datang dan membuka pusat kegiatan disana.
Hmm..semoga suatu saat punya kesempatan kulineran di tempat ini… amiin.. (ngarep.com).. London..London….ahh jadi inget lagu norak nya changcuters itu..













What They Say About It