Archive for the 'Njajah Jakarta' Category

07
Nov
10

Words…

Kadang-kadang untuk jadi terkenal, Anda harus memproduksi kata-kata Aneh bin Ajaib.

Dagadu & Jogger sudah membuktikannya …

Tapi menjadi terkenal, tak mustahil Anda terlibat perkataan yang blunder . Well.. sebetulnya ini hanya menegaskan jati diri Anda sebenarnya.. the nature shows us her power to reveal it all..

Baik atau buruk?.. beda mata..bisa aja beda warna..so.. Let your heart  define that..

1. Ir. Soekarno, Presiden Pertama RI : “Dalam sebuah revolusi, bapak makan
anak itu adalah hal yang lumrah..”

2. Soeharto, Presiden Kedua RI : “Siapa saja yang mencoba melawan, akan saya
gebuki..”

3. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Negarawan, Ulama, Presiden ke-4 RI: “Tergantung pemerintah. Kalau pemerintah campur tangan terus dalam segala
hal yang terjadi, adalah kami tidak ada jalan lain adalah membisikkan pada
para pemilih golput aja bareng-bareng..”

4. Megawati Soekarnoputri, Presiden ke-5 RI : “Nabi saja seorang pemimpin,
tapi nggak sarjana kok..”

5. Mark Twain,Penulis  : “ Saya tidak suka dengan perkelahian. Bila saya
memiliki musuh, saya akan memaafkannya, mengajaknya ke tempat yang tenang,
baru menghabisinya di sana.”

6. Ann Landers,Kolumnis :”Satu dari empat orang di dunia ini mengalami
gangguan   jiwa. Bila tiga orang yang Anda kenal baik-baik saja, berarti Andalah yang
mengalaminya.”

7. Zsa Zsa Gabor, Aktris : “Saya adalah penjaga rumah yang hebat. Setiap kali
saya meninggalkan seorang pria, saya selalu berhasil memiliki rumahnya.

8. Henry Ford,Pendiri Ford Motor : “Berpikir adalah pekerjaan terberat, karena
itulah sedikit sekali orang yang mau menggunakan otaknya..”

9. Alexander Dumas the Younger, Pebisnis : “Bisnis ? Caranya mudah sekali:
gunakan saja uang orang lain..”

10. Angie Dickinson, Aktris : “Saya berbusana agar dilihat wanita, dan
menanggalkan busana agar dilihat pria..”

11. Albert Einstein, Fisikawan : “Memahami pajak adalah hal yang paling sulit
dimengerti di dunia ini..”

12. Samuel Goldwyn, Produser Film : “Saya tidak mau dikelilingi orang yang
bermental ‘yes-man’. Saya ingin orang yang mengatakan kebenaran meskipun
setelah itu saya akan memecatnya.Kita membayar gajinya terlalu besar,
sialnya lagi dia pantas menerimanya..”

13. Roberto Goizueta, Pemimpin Coca Cola : “Musuh-musuh kita adalah kopi,
susu, teh dan air putih..”

14. John Paul Getty, Miliarder : “Bila Anda berhutang 100 Dollar, andalah yang
pusing. Tapi bila Anda berhutang 100 juta Dollar, bank yang akan pusing..”

15. Herbert Hoover, Presiden AS ke -31 : “Berbahagialah generasi muda, karena
merekalah yang akan mewarisi hutang bangsa..”

16. AnatoleFrance, Penulis : “Buku sejarah yang tidak mengandung kebohongan
pastilah sangat membosankan..”

17. Woody Allen,Sutradara Film : “Ternyata bertemu penjual asuransi jiwa
adalah lebih buruk daripada kematian itu sendiri..”

18. T.S. Eliot,Penulis : “Penulis yang masih muda, meniru. Penulis yang sudah
berpengalaman, mencuri ide..”

19. Agatha Christie, Novelis Misteri : “Kolektor barang antik adalah suami
yang paling baik, karena semakin tua istrinya, semakin ia mencintainya..”

20. Alfred Hitchcock, Sutradara Film Misteri : “Saya tidak pernah bilang bahwa
para aktor adalah sapi. Saya hanya bilang mereka harus diperlakukan seperti
sapi..”

21. Alan King, Komedian : “Bila engkau ingin membaca tentang cinta dan
persahabatan, maka engkau harus membaca dua buku yang berbeda..”

22. Anatole France, Novelis : “Jangan pernah meminjamkan buku karena tidak akan
pernah dikembalikan. Buku-buku di perpustakaan saya semuanya adalah hasil
pinjaman..”

23. Voltaire Filsuf : “Apabila kita bicara soal uang, maka semua orang sama
agamanya..”

24. D.H. Lawrence,Penyair : “Hasil dari kerja adalah uang. Hasil dari uang
adalah lebih banyak uang. Hasil dari lebih banyak uang adalah kompetisi yang
ganas. Hasil dari kompetisi yang ganas adalah dunia yang kita diami ini..”

25. Lyndon B. Johnson, Presiden AS ke-36 : “Apabila dua orang selalu sepakat
dalam segala hal, itu berarti cuma satu orang yang berpikir..”

26. Robert Neville, Aktor : “Hidup bersama orang suci ternyata jauh lebih
melelahkan daripada menjadi orang suci itu sendiri..”

27. Charles de Gaulle, Presiden Perancis Pertama : “Politisi tidak pernah
percaya akan ucapan mereka sendiri, karena itulah mereka sangat terkejut
bila rakyat mempercayainya..”

28. Thomas Alva Edison, Penemu : “Banyak orang yang percaya bahwa suatu hari
kala mereka bangun dari tidur, mereka sudah menjadi kaya. Sesungguhnya
mereka sudah separuh benar karena mereka memang telah bangun dari tidur..”

29. James Baldwin,Penulis, Aktor : “Semua orang memuji-muji surga, tapi tidak
ada yang mau pergi ke sana sekarang juga..”

30. Don Marquis,Kolumnis : “Orang yang munafik adalah orang yang berkata
‘hey, siapa sih yang tidak munafik’.”

31. Benjamin Franklin, Negarawan : “Orang yang pandai meminta-minta maaf,
jarang sekali pandai melakukan hal-hal lain..”

32. Joseph Stalin, Pemimpin Politik : “Kematian satu orang adalah tragedi,
kematian jutaan orang adalah statistic..”

33. Will Rogers,Pelawak Politik : “Politik itu mahal, bahkan untuk kalahpun
kita harus mengeluarkan banyak uang..”

34. Adolf Hitler,Pemimpin Nazi : “Alangkah beruntungnya penguasa bila
rakyatnya tidak bisa berpikir.Aku tidak perlu berpikir karena aku adalah
pegawai pemerintah..”

35. Clement Attlee, Perdana Menteri Inggris : “ Demokrasi adalah pemerintahan
yang diisi dengan banyak diskusi, namun demokrasi hanya efektif bila engkau
mampu membuat orang lain tutup mulut..”
AND… at last..but not least

36. MARZUKI ALI, ketua DPR RI 2009 -2014.. :                

“”Mentawai itu kan pulau. Jauh itu. Pulau kesapu dengan tsunami, ombak besar, konsekuensi kita tinggal di pulaulah…”

sumber : mbah google & oom yahoo

29
Apr
09

Mengelus Liverpool

Sabtu 25/4/09, kami mengunjungi pameran Flona di Tamini Square. Puluhan stan tanaman hias dan Koi berjajar memanjang di halaman Mall. Melihat ikan-ikan koi besar (panjang 50-60cm) yg berenang bergerombol di bak fiber biru, Randy langsung menarik-narik tanganku . Kamipun berhenti di stan koi.

Seekor koi Tanshoku mengigit telunjukku saat jemariku kumasukkan ke kolam. Geli, saat gigi gusinya mengemut dan menarik telunjukku, pasti disangkanya makanan. Randy tertawa, dan ingin memasukkan jemarinya juga, tapi kucegah. Kami melemparkan pelet pada gerombolan koi tersebut. Langsung disambar habis. Bosan memberi makan koi,  perhatian anakku tertuju pada akuarium  berisi belasan kura-kura hijau.

“Ayo bunda liat kula-kula…ituu..disitu..”serunya cadel, mengajakku mendekati  akuarium.  Namun permintaannya untuk membeli kura-kura itu terpaksa tak kukabulkan.

” Randy kan masih kecil, belum bisa mengurus, nanti kura-kura nya mati, kasihan kan?” jelasku.

Ia mengangguk-anggukan kepala, mengerti . “ooh..begitu ya bunda ..nanti kalo udah gede boleh ya bunda?” tanyanya. Kutersenyum, Randy memang cerdas secara emotional, bisa menanggapi dengan baik perkataanku dan tidak pernah rewel saat permintaannya tak kuturuti.

Akupun beranjak mengitari stan tanaman hiasdan meninggalkan Randy bersama pengasuhnya bermain di stan pancing ikan koi. Beberapa stan menjual aglonema, favoritku. Sebetulnya niatku mampir ke pameran ini hanya untuk refreshing, tidak ingin membeli. Karena koleksi aglonemaku dirumah sudah cukup banyak. Pride of Sumatra, Lady Valentine, Chiangmai lokal, Bangkok Chiangmai, Ko Chin, Butterfly, Lipstick, Siam Aurora Red,  Cleopatra, Kirana dan Alexander. Dari yang berwarna hijau muda, merah tua, pink sampai putih sudah ada.

Kakiku melangkah menjelajahi stan yg ada. Di salah satu stan, tepat berseberangan dengan pintu masuk utama, perhatianku tersita pada tiga pot aglonema yg ngumpet dibawah rak pajang. Kuamati dengan baik, tajuk daunnya mirip dengan butterfly, memanjang dengan ujung menjurai jatuh. Namun bila butterfly hijau dengan bercak kuning dan merah, aglonema yang satu ini berwarna dasar pink tua dengan bercak merah darah yang tersebar merata di tiap bagian daun. Kilap daunnya semakin menyatakan warna merah nya. Aku terpesona. Aku jatuh cinta

“Kok yg itu ditaruh dibawah bang?” tanyaku pada penunggu stan.

“Oh, bukan kenapa-kenapa bu, karena baru disiram saja dan tidak ada tatakan airnya ” jelasnya.

“Jenisnya apa?” tanyaku sambil meraih sebuah potnya. Kuhitung , ada 6 helai daun.

“Saya tidak tahu bu tidak ada keterangannya, mungkin ‘diamond’ ” sahutnya agak ragu.

Hmm..tanaman ini sungguh indah. Dengan berdebar, kutanyakan harganya. Semoga tidak terlalu mahal doaku dalam hati, toh daunnya cuma sedikit. Jawaban penjualnya cukup membuatku lega. Masih dibawah 300 ribu, budgetku rasanya cukup, jumat kemarin baru gajian. Jadilah aku memboyongnya pulang.

Sepanjang perjalanan, tak kuasa untuk tak melirik si merah. Kunamai apa ya? . Warna merahnya mengingatkanku pada banyak hal.  Air Asia,  saus tomat del monte, balon Randy hadiah dari bakwan malang kerapitan, kuah tom yum, kebaya lamaku, motor bebek mantan pacarku dan..jersey Liverpool. Hei..kenapa tak kunamai ini saja ya?..Liverpool. Walaupun musim ini tersingkir dari ajang LC, namun hmm..YNWA!!…Aglonema Liverpool..Sounds nice..

Resmilah aglonema cantik itu menyanding nama Liverpool. Dan kupastikan setiap sabtu pagi ia yang pertama kuelus dan kumandikan dengan air susu . Pasti Liverpool ku akan segar dan mengkilap.  Hmm..

14
Apr
09

Masuk TIPI (wuehehe…)

tvone2Pemilu baru 2 hari berlalu, tapi malam minggu itu, saya terkejut melihat sosok Heri Gerrard yang berkelebat di Supporter vs Supporter (TVONE). Acara ini sering kutonton, selain formatnya segar,  juga karena pada jam itu pilihan acara menarik tidaklah banyak. Paling-paling “cinta fitri” (CPD..abiss tokoh yg baik kalah mulu) atau film lepas horor ANTV (maless…).

Rekan saya itu mengenakan jersey Liverpool (tuh jersey ori kan Her? Hehe..) dan sesekali bersuara dari podium supporter Liverpool. Awalnya ada rasa tidak percaya. Kupelototi, mencari hal lain untuk meyakinkan. Ternyata yg duduk disebelah Heri Gerrard, tak lain tak bukan, Bethy Gerrard. Yakinlah saya : Ini adalah Heri Gerrard. Coba kalau yg menempel disebelahnya adalah Aura Kasih, mungkin agak susah mempercayainya.heuheuheu..

Climb up the ladder. Jalur hidup Heri Gerrard sebagai liverpudlian nampaknya semakin seru, grafiknya menanjak. Pria berkacamata ini memang aktif di kegiatan the big reds indonesia. Dari aktif nonbar di midpoint-2 cybercafe, mengikuti ekshibisi dan memenangkan sayembara menulis artikel tentang Liverpool dan yang termutakhir tampil di televisi. Wooow…

Tak banyak orang yg memiliki pencapaian seperti rekan saya itu. Syaratnya lumayan berat . Minimal harus rajin, ulet, percaya diri dan penuh inisiatif. Dan yg pasti : mau berkorban. Mengorbankan waktu bersama bini tersayang. Mengorbankan hepeng yang pasti tidak sedikit jumlahnya. Mengorbankan jam tidur untuk begadang, nonbar jauh di senayan, demi Liverpool yg seringnya beraksi dikala manusia negeri ini terlelap dalam mimpi.

Tapi yang jelas pengorbanan fans lunatic macam Heri Gerrard tidaklah percuma. Nampaknya musim ini Liverpool sudah ontrack di jalur kemenangan. Selain perempat-finalis di Liga Champion, di kompetisi domestik pun sementara menjadi pemuncak klasemen menggusur MU. Ya, musim ini Liverpool dan para liverpudlian sedang menggantang asa akan gelar ganda. Paling tidak sampai dini hari nanti, bila mereka berhasil mengalahkan chelsea minimal dengan 3 gol. Beratt..

Kembali menatap tv, saya sedikit kecewa, suara Heri Gerrard, lemah tak terdengar jelas. Bisa jadi ia demam panggung. Atau jangan-jangan lemes-kelaperan krn blom makan ? Di studio TVOne bintang tamu dijamu kudapan ga sey?.

Ahh, saya jadi teringat Benny & Mice, kartunis harian kompas yg pernah kelaparan saat menjadi tamu di Kick Andy-Metro TV. Padahal dengan asumsi seperti yg berlaku di masyarakat umum lainnya, tamu pasti dijamu, mereka terlanjur berangkat dari rumah tanpa berbekal makanan apapun. Dan merekapun harus kecewa, kelaparan di studio Metro TV yg megah dengan hawanya yg dingin menggigit dan melilit perut itu . Nampaknya di Metro TV adat istiadat-sopan santun ala timur tidak terlalu berakar lagi . Hmm..Hare genee..ga sopan?.. udah biasa kalee..

Tapi, Heri Gerrard memang bukan seleb yg sudah terbiasa cas-cis-cus di depan kamera. It’s Okay , kata pepatah : Rome Wasn’t Built in One Night. Begitu juga dengan mental seleb. Pasti kesempatan selanjutnya Heri Gerrard, yg dulu kormanit kelompok kkn kami, akan lebih terbiasa, hilang grogi nya dan mampu tampil lebih energetic dengan taringnya siap membela Liverpool sampai pita suara terakhir. Well..Keep Up The Good Move Heri Gerrard!!..

23
Mar
09

Sexercise

“Kata siapa olahraga tidak enak untuk dibaca dan di tonton ?” sergah Heri Gerrard.

Ia mendebat Amran Ribetjodohna . Bang Amran, eksmud yang betah membujang ini berpendapat kegemaranku membaca artikel olahraga tidak bisa dipahami. Menurutnya, olahraga hanya nikmat dan berefek saat dilakukan. 

“Jelas enak, apalagi nontonnya sambil makan pizza” celutuk Jati Lamajomblone, sang diplomat gaul sambil menyeruput jusnya. Jeng Zaky Ayumenawan yang duduk disebelahnya manggut-manggut. Sepaham . 

“Serius dunk, olahraga apa yg dilakukan, ditonton dan dikerjakan sama-sama enak?” tanya Amran Ribetjodohna sambil mencomot potongan pizza udang terakhir dari hotplate

Sore itu geng KKN kami hangout di sebuah resto pizza dekat exit tol Cibubur. Selebrasi rekan kami, jeng Zaky Ayumenawan yang mendapat bonus besar dari maskapai asing tempatnya bekerja. Mereka berhasil mencapai target jumlah penumpang umroh tahun ini . 

“Jelas ada dong….SEXERCISE ! ” Lanjut Heri Gerrard sambil merangkulkan tangan kanannya merengkuh Bethy Gerrard. Mata Heri Gerrard mesra memandangi Bethy Gerrard yang mendadak tersipu malu. Heripun mengecup pipi istrinya itu dengan lembut, menambah rona di pipi Bethy Gerrard. 

Kami semua tertawa . Sexercise ? Ahh, si Heri Gerrard ini , ada-ada saja. 

Jelaslah istilah ini belum ada di kamus manapun. Sexercise, plesetan dari exercise (inggris : olahraga). Berpadu bersama kata sexual activity, maka jadilah kata sexercise. Bisa juga, timbulnya istilah ini tersebabkan sexual activity dapat dikategorikan sebagai olahraga. Sama-sama menghasilkan peluh, bukti adanya kalori yg terbakar selama proses berlangsung.

Tapi Heri Gerrard benar. Olahraga yang satu ini konon nikmat untuk dilakukan, dibaca, dan ditonton. Tanya saja orang yang pernah melakukan. Pasutri manapun pasti sependapat.

 Enak untuk ditonton dan dibaca?. Hmm… 

” Akur…” mas Jati Lamajomblone menimpali sambil menceritakan pengalaman serunya saat kuliah dulu . Membuat kami semua yang duduk di sekeliling meja pojok itu tergelak. 

No comment ” elak jeng Zaky Ayumenawan, tak ingin berpolemik. Jaim itu perlu. Karena salah-salah, imej perempuan baik-baiknya bisa luntur jika salah berucap. 

“Undebateable “ sahut Amran Ribetjodohna, pandangannya menerawang. Entah apa yang sedang melintas di dahinya yang mendadak berkerut-kerut.  

Diakui atau tidak. Mungkin anda pernah berpetualang menyaksikan film biru, saat VCD bajakan mulai booming sekitar 15 tahun lalu. Ataupun pernah membaca stensil saat ABG dulu. Di tahap kehidupan dimana rasa ingin tahu kita terhadap segala sesuatu dunia ini memuncak . 

Berefek?… tentu saja …

 Biasanya setelah menonton film begituan atau membaca cerita begituan, kita bakal merasakan sesuatu. 

“Ada perasaan berdebar di dada kita, menggelitik perut kita dan perasaan tertentu di bagian tubuh kita yang lain. Ahh.. loe pasti tau deh yg gw maksud”, komentar Amran Ribetjodohna dengan wajah bersungguh-sungguh.

Kami tergelak lagi .Beramai-ramai kami pun menggodanya. Tapi seperti biasa, bujang Makassar ini jago berkelit.Katanya,  ia sekedar memahami maklumat Heri Gerrard tentang hakekat sexercise. Iyya dehh.., percaya….

 Tapi menurutku masih ada jenis exercise lain yang juga nikmat dibaca dan ditonton. Sepakbola liga primer. Yang satu ini memungkinkan saya mengukur kemampuan tim saat laga. Paling tidak untuk modal totoan sebatang silverqueen-semangkuk bubur ayam, dengan rekan kantorku Sandi Tipissekali dan Rini Cemasselalu yang pro skuad Setan Merah alias Manchester United.

16
Mar
09

Api yg Membakar Setan

burung-apiDahsyat. Sungguh, fans disuguhi laga-laga yang mempesona pekan lalu. Menakjubkan. Tak akan hilang dari benak setiap liverpudlian yg masih bernapas diatas muka bumi.

Pekan yang benar-benar on fire kemarin, diawali dengan tendangan sakti klub berlogo burung api, menyingkirkan raksasa sakti di jagad kulit bundar Spanyol, Real Madrid.   El Real harus merelakan kursi perempat final liga champions-nya musim ini untuk skuad The Reds. Dan diakhir pekan, The Reds kembali memberi kejutan manis untuk fansnya . Mereka dengan meyakinkan berhasil menundukkan Setan Merah , 4:1.

Sebelum laga berlangsung, hampir seluruh media ‘mengecilkan’ kemampuan liverpool untuk memenangi pertandingan. Beberapa malah berprediksi jumlah bola yg gagal ditepis Reina.

Tak beda dengan saat Liverpool menjamu Real madrid kemarin. Sejumlah media seperti Top soccer nya Jurnas mengibaratkan nya seperti laga langit vs bumi. Liverpool dianalogikan sbg bumi yg kalah kelas dengan langit. Alias tidak dijagokan. Sangat merendahkan. Hati Liverpudlian manapun akan tersayat membacanya.

Keterseokan The Reds di liga domestik mungkin menjadi penyebabnya. Harus diakui, inkonsistensi kualitas permainan The Reds di liga primer, memang berbeda dengan saat mereka berlaga di ajang supremasi klub eropa, Liga Champions. Lebih kinclong, lebih bertenaga.

Namun Rafael Benitez, mampu membuktikan sesumbarnya bahwa MU masih bisa digoyang. Bola, sesuai hakekatnya yg bundar, masih bisa menggelinding ke gawang lawan. Nasib bisa berubah.

Dan akhirnya Setan Merah memang harus menelan pahit kejumawaan yg ditebarkan sebelum laga. Termasuk Wayne Rooney yg sebelum laga mengatakan ‘kebenciannya’ pada The Reds . Toh pada partai itu ia tidak mampu berbuat apa-apa. Mati kutu.

Ketidakberdayaan MU dihadapan The Reds musim ini, terbukti dalam dua kali pertemuan. Di kedua-duanya : gagal menaklukkan Liverpool. Klub lain mungkin bertekuk lutut dihadapan si Setan Merah, namun tidak berlaku untuk The Reds. Fakta penting yg tak seharusnya dilupakan Sir Alex dan skuad MU. Terbukti malam minggu lalu, Sir Alex yang lalai menempatkan punggawa pilih tandingnya, harus merevisi strateginya di babak kedua . Namun semua sudah terlambat. The Reds keburu membara. Tak tertahankan oleh amunisi andalan MU,  yg ternyata belum nyetel ke irama permainan.

Pertandingan berjalan seru, saling menyerang. Memang di awal pertandingan, MU lah yag aktif menyerang dan akhirnya berhasil gol lewat penalty CR7. Namun setelahnya The Reds seperti terbangun dari tidur, Liverpool pun agresif menyerang. Strategi 4-5-1 dengan Torres sebagai striker utama, membuahkan hasil positif.

selebrasi-torressMas Torres, yang dibeli dari atletico madrid, 2007 lalu, memang semakin terlihat kecerdikan dan ketajamannya. Setelah berhasil mengelabui pemain belakang, dengan cerdik ia menyarangkan gol yang hanya bisa dilirik Vander Saar. Setelahnya laga semakin panas, Saling menyerang antar keduanya berbuah penalty di menit 48 untuk skuad The Reds, yang berhasil dieksekusi oleh siapa lagi kalau bukan sang kapten, Stevie G.

Di babak kedua Sir Alex memasukkan Paul Scholes, Ryan Giggs dan Dimitar Berbatov , namun tak berdaya guna. Malah kemasukan 2 gol. Gol yg terjadi di paruh kedua yang dilesakkan oleh Aurelio (menit77) dan Dossena (menit 90) yg menggantikan Reira di menit 68.

Saat peluit terakhir ditiup wasit, acara nonbar di berbagai belahan dunia pun berakhir dengan letupan kebahagiaan para liverpudlian. Di Jakarta, acara nonbar diakhiri dengan penyerbuan ke kafe MU. Heri Gerrard ( d/h Heri del piero) bersama rekan-rekan lain sesama member The Big Reds Indonesia larut dalam sukacita. Bernyanyi “You’ll Never Walk Alone”, cengengesan bareng, berfoto ria dan menebarkan semangat Liverpudlian yang menyebar di seantero cafe MU. O,yeah..seperti Red Devils yang dibakar oleh Api nya si Burung Api, malam itu cafe MU pun ditaklukkan The Big Reds.

Oohh senangnya sungguh tak terkira. Betapa dahaga terpuaskan. Mampu mematahkan kesombongan MU. Terutama Wayne Rooney & CR7 yg baru-baru ini mau belajar berlari cepat pada seorang sprinter (..biar ga kalah mulu klo adu lari sama bek lawan..).

Okay Heri, menghormati minggu gemilang Liverpool kemarin, kukabulkan permintaanmu, berganti kartu nama menjadi Heri Gerrard…

12
Mar
09

The Reds is On Fire

torresssss1Dahulu, gundul melulu identik dengan penjahat. Pelaku kejahatan umumnya dikartunkan dengan kepala plontos memakai kaus belang hitam-putih. Namun kini Gundul memiliki sensasi berbeda. Sangat berbeda.

Sexy.  Image pria berkepala gundul kini sering ditahbiskan sebagai pemilik testosteron berkapasitas tinggi. Maka jangan heran beberapa seleb menggunduli kepala. Mulai dari artis sampai olahragawan. Sang maestro bola, top markotop si keren tiada tara, Beckham juga pernah berpenampilan plontos. Dan sontak, gaya rambut irit shampoo ini menjadi trend.

Banyak lelaki dengan bentuk kepala layak dan tidak layak gundul (asimetris akut alias peyang), mulai bertebaran dimana-mana. Di halte busway, di stand pameran mobil di JCC, di sinetron tv , di KRL jabotabek, di Indofood Tower, di bank BNI, di pemancingan, di Planet Futsal, dimana-mana.

Betapapun populernya style gundul, tidak ada satupun klub yang ingin digunduli lawannya. Terlebih lagi bagi klub yang menyandang sejarah besar dan representasi kejayaan bangsanya. Seperti REAL MADRID.

Terbayang betapa perih hati madridista tadi malam saat menyaksikan kesebelasan paling sakti di liga primer spanyol ini dicukur habis THE REDS dengan skor 4 : 0. Tergunduli dua kali bukanlah hal yang mudah dilupakan. Apalagi oleh THE REDS yang saat ini cuma nangkring di nomer 3 BPL setelah digusur oleh RED DEVILS kemudian THE BLUES .

Sungguh ! lebih baik gundul kepala daripada digunduli abis di lapangan hijau. Memalukan. Pasti madridista manapun merasakan kekecewaan mendalam saat ini. Dua kali dicukur habis The Reds. Pertama di kandang Bernabeu 1 :0.  Kedua kalinya di Anfeld 4:0.

Mungkin punggawa EL REAL, macam sinyo Arjen Robben dan bang Cannavaro yang semi gundul, harus cukur rambut dulu, sampai gundul , sebelum digunduli di lapangan. Siapa tau dengan menggunduli kepala bisa membawa berkah : tidak digunduli tim lawan. Hehehe..

Karena memang tak bisa dipercaya menyaksikan laga brutal tadi malam. Pembantaian sadis yang dilakukan skuad THE REDS mendecakkan lidah seluruh penonton. Betapa tidak THE REDS sejak menit pertama sudah melemparkan jurus menyerang fatal , tanpa ampun,  yang harus susah payah ditahan mas Iker punggawa mistar EL REAL sampai peluit menit terakhir berbunyi.

The Reds is on Fire. Sungguh dapat dirasakan panas membara udara stadion, terbakar semangat skuad tim dan para liverpudlian yang tanpa lelah mendukung dari bangku penonton. Lagu You’ll never Walk Alone  berkumandang tanpa henti mengiringi derasnya peluh dalam laga penuh serangan tadi malam. Merekalah pemain ke tiga belas yang turut berjuang meloloskan Liverpool ke perempat final .

Laga memang berjalan keras. Sejak awal Rafa sudah menerapkan pola menyerang. berlawanan dengan prediksi El Real dan banyak pihak lainnya, yang mengira Liverpool akan banyak bertahan karena sudah punya modal unggul di Bernabeu Februari lalu. EL REAL pun kaget alang kepalang.  Kegugupan yang pada akhirnya menghasilkan empat gol yang secara mutlak menanduk Real Madrid, keluar dari ajang supremasi antar klub paling bergengsi di eropa, Liga Champion.

Gol pertama dari kesalahan pemain belakang Real, Pepe yang disambut oleh mas Torress, membuahkan gol kontroversial. Pepe mengklaim Torres menarik bahunya. Namun wasit berkata lain, dan gol itupun dianggap sah. Gol kedua dan ketiga dihasilkan Gerrard . Dan gol keempat dari supersub Dossena

Sebagai penghormatan atas kemenangan dahsyat tadi malam cover blog ini kuganti dengan cover mas Torress.. O yeah… I love this guy!

F torress

Tapi jangan terlalu lama mengawang LIVERPOOL. Masih ada tantangan : wiken ini jam 7.45 malem, kau harus bertarung di laga primer melawan RED DEVIL.

Pertahankan api semangatmu. Hirup dalam-dalam aroma kemenangan saat ini. Perlihatkan kekuatanmu pada RED DEVIL seperti di medio 2008 lalu. That’s Right guys… KALAHKAN MEREKA LAGI !! patahkan keangkuhan mereka sekali lagi !! .

 

11
Mar
09

Profesi yg Paling uEnak

Digaji buat melakukan hal yang disukai?. Pasti sangat menyenangkan.

Ada beberapa profesi yang ternyata menuntut profesional pelakunya untuk enjoy & have fun. Suatu hal yang mungkin tak terbayangkan oleh kita.

Tak perlu berkeringat, bebas berekspresi, melakukan hal yang merupakan hobi-nya, tak perlu berseragam yang bikin penampilan mati gaya, tak perlu resah-hp berbunyi tengah malam krn raw material yg anda impor di tahan beacukai misalnya.

Pokoknya menyenangkan. Profesi apa saja kira-kira?.

 

Music Supervisor 

Intinya profesi ini mengharuskan anda mendengarkan musik-musik baru, sambil memilih yang mana yang akan menjadi trend dan disukai konsumen. Terkadang juga menilai artisnya. Sungguh menyenangkan. All you have to do is : duduk/datang ke lokasi dan mendengarkan musik . Dan anda dibayar mahal untuk ini. Enak khan? Plus lagi, power-nya itu loh. Artis papan atas-papan bawah, harus memperhatikan saran anda. And this kinda power is so..so..good

Food Stylist.

 Profesi yang paling tak terbayangkan oleh saya. Tapi beneran profesi ini ada. Kalau kita berlangganan majalah atau koran yang sering memuat resep masakan, kita akan disuguhi gambar sajian masakan yang menarik 

Untuk menghasilkan gambar menarik tersebut, memerlukan peran food stylist. Merekalah yang mengatur seni penyajian makanan. Udang madu yang bercinta diatas udon garing, ukiran naga dari semangka, sweet crepes berbentuk menara dan lain sebagainya. Dijamin : resep sederhana manapun tampil menarik ala makanan di hotel bintang 5. 

Dan guna mendukung kemampuannya berekspresi, food stylist biasanya ikut icip-icip masakan yang ditatanya. selain bisa berekspresi sebebas-bebasnya, juga berkesempatan mencicipi kuliner lezat, hmmh..nikmatnya .

 Professional Sensory Panelist

 Beberapa industri menggunakan jasa ini untuk mengevaluasi kualitas produk yg dihasilkan. Umumnya dikarenakan belum ada metode analisa laboratorium yg sesuai untuk tujuan ini. 

Begitu pentingnya peranan seorang sensory panelist, umumnya jasa mereka berharga mahal walaupun pekerjaan yang dilakukan dapat dibilang sederhana, mudah dan menyenangkan (biasanya profesi ini dilakukan oleh hobiis).

 Seorang sensory panelist di perusahaan rokok misalnya, ia hanya diwajibkan merokok dan memberi penilaian : apakah rokok tersebut sesuai standar kualitas. Serta memberi masukan bila terjadi penyimpangan rasa, yang mungkin disebabkan proses pengeringan tembakau yang kurang sempurna atau peracikan bumbu yang kurang pas dan homogen dlsb. Pada industri pangan, biasanya jasa ini digunakan pada pangan olahan yg terfermentasi.

 Sayangnya untuk terjun dalam profesi ini tidak mudah. Perlu indera pencecap yang sangat terlatih yang dibiasakan merasakan suatu obyek spesifik sejak dini. Persis balerina yang harus dilenturkan tulangnya sejak kecil. 

Reporter Artikel Jalan-Jalan

 Sepertinya profesi spesifik ini benar-benar ada. Beberapa artikel wisata yg kubaca, selalu ditulis oleh reporter yang melulu sama di majalah dan koran itu. Setelahnya saya biasanya langsung membayangkan kehidupan menarik orang di belakang artikel tsb. 

Bayangkan betapa senangnya bisa menjelajahi berbagai tempat wisata dan mencicipi kuliner lezat,atas nama dinas. Artinya akomodasi, uang saku, dokumen dan semua pengeluaran ada yang membayari. Otak-otak kepiting di warung thai cuisine, mandi matahari di patthaya, panen mutiara di lombok, menyelam di bunaken, berteriak lepas di niagara, berpisah raga dan badan di rollercoaster disneyland serta beribadah seperti haji di mekkah dan retreat di jerussalem- pun dapat dilakukan dengan gratis. Terlebih lagi, anda dibayar untuk itu. 

Asyiknya lagi profesi ini tidak mengharuskan ngantor setiap hari. Dengan teknologi yang ada saat ini, artikel jalan-jalan tsb dapat dikirimkan melalui email. Saat artikel itu tiba di meja redaktur, boleh jadi sang reporter telah terbang menuju belahan bumi lainnya. Ooooh…senangnya…

 

Nah temans, apakah anda pernah merasa berada di jalur yang salah? Tidak menemukan U-turn ataupun terlalu jauh untuk berputar lalu berfikir untuk mencari jalur memotong tapi entah bagaimana jalur itu tidak pernah ditemukan.

Entah kenapa saya merasa salah memilih jurusan saat kuliah dulu. Salah menetapkan minat. Dan kini merasa berlari di jalan berbatu. Kepalang tanggung. Apapun profesi saya kini, harus bisa menikmati dan mensyukuri . Walau dijalan berbatu, tetap berusaha berlari kencang. Masih beruntung di jaman krisis ini, masih punya gaji.

 

 

03
Mar
09

Life, Love and Label

 

“Jadi wanita memang tidak gampang. Jauh lebih berat dibanding pria. Bukan berarti saya feminis. Liat aja, semakin hari jumlah wanita lajang semakin bertambah. Padahal lelaki lajang selalu out of stock“, cerita mbak Teryn, rekan di klub senam di komplekku, yang masih melajang .

“Saat ini di kantor saya, hampir semua pria sudah menikah . Sebaliknya, buanyak wanita dengan segmen umur dan jabatan, yg beragam, yang memilih melajang. Memilih disini bisa berarti sesuai keinginan hati , tapi banyak jg yg berarti terpaksa. Ya itu tadi, mungkin stok lelaki layak sanding semakin berkurang ” katanya lagi. Aku berusaha memahami .

Sembari mengenakan kaus kaki, ia melanjutkan “Kita pasti sadar banget, betapa lelaki mudah mendapatkan wanita manapun yang mereka incar. Sering kan liat disamping lelaki yang penampilannya jauh dibawah standar, menempel lekat wanita cantik..cantik..cuaantik ..(mau..mau..mau?)”.

Yah harus diakui fenomena ini semakin sering terlihat. Dan jujur, melihatnya mau tak mau menimbulkan syak wasangka. Kenapa bisa begitu ya?..Cinta? Sangat diragukan. Uang ? Kemungkin besar. Kekuasaan? Ya iyyalah secara ini kan ‘temen’nya uang.

“Tapi, cinta kan buta, mbak. Orang kalo sudah fall in love, seringnya lupa menginjak bumi. “

” Hari gini, kok masih mikir Love. Rasanya kok kurang realistis. Love itu perlu, tapi Life juga harus jadi pertimbangan utama.” sergahnya menunda diskusi kami sabtu pagi itu karena kelas senam segera dimulai.

Sejam pun berlalu, saat cooling down, ia berbicara lagi “Lelaki baik-baik susah dicari. Ini masalah wanita saat ini”. Entah apakah mbak Teryn mengalami hal ini, namun jelas saya pernah mendengar ini dari beberapa rekan wanita saya yg juga masih melajang.

Entah mengapa stok lelaki baik-baik didunia ini sepertinya semakin habis. Kemana mereka?. Ini misteri besar bagi para perempuan lajang. Satu hal yang pasti diusia 30something, umumnya lelaki baik-baik sudah menikah.

“Akhirnya perempuan harus membuat pilihan yang benar-benar sulit. Karena tipe lelaki yang tersisa, biasanya berkisar antara : normal tanpa kepribadian*, normal tapi narsis, normal tapi menderita penyakit menular atau tidak normal sama sekali alias gay” lanjutnya. Kurasa yang ia maksud dengan kepribadian disini adalah materi: mobil pribadi, rumah pribadi, dlsb.

“Yang paling perih jika bertemu tipe normal yg “all you ever dream about” tapi dia tidak tertarik pada kita karena udah punya tunangan yang ngiket lehernya kuat-kuat pake rantai atau yg paling sedih karena he’s so out of our league ” keluhnya.

“Makanya klo cuma rakyat jelata jangan sekali-kali naksir si ganteng top markotop prince Williams. Kejadian ala cinderella begini kan bisa dibilang one in a million.” sindirku.

Ia tertawa, saat kusebut prince william. Idolanya. Mosok iya terjadi : cewek 35 tahun page cover pda-nya putra mahkota Inggris?. Engga terlalu brondong tuh?. Menurutku mendingan yg seumuran, macho-cool type macam Andrea Pirlo – gelandang AC Milan ato Xavi Hernandez-nya Barca. keren,family man, hero type figure, Iya kan? Hehehe.

Tak bisa dipungkiri, banyak temanku yang telah ‘tercuci otak’nya gara-gara sinetron made in kartel India. Yang ceritanya melulu berpakem upik abu. Tak jauh dari si miskin mendadak kaya raya, pengemis ga taunya anak orang kaya, atau gembel yang dilamar putra mahkota. Mengajarkan penontonnya untuk bermimpi. Dan celakanya lagi sinetron macam inilah yang ratingnya paling tinggi. Semakin mengawang mimpi yang dijual, semakin tinggi ratingnya.

Perempuan asli Banjarmasin ini, juga penggemar sinetron. “Cinta Fitri”, yang kini sudah season 3 sering jadi topik pembicaraannya. Aku yang sering mendengarnya, jadi paham jalan ceritanya. Entah mengapa aku yakin sekali bakal ada Cinta Fitri 4,5,6 seperti “Tersanjung” dulu itu. Smasa SMA, sampai aku lulus kuliah, sinetron katro ini masih wira-wiri di tv tiap malam. Mungkin tontonan seperti ini yang membuat ia bermimpi terlalu tinggi.

” Tenang mbak , jodoh udah ada yg mengatur. Beruntung mbak Teryn punya karir yang bagus di departemen Perhubungan. Banyak loh wanita yg life-nya gagal, love-nya mengecewakan, label-nya juga setali tiga uang” aku berusaha menetralisir si mbak yang makin hopeless sama kehidupan asmaranya.

“Sukses engganya kan tergantung cara kita melihat. Ya.. jangan ketinggian cari standarnya kali, mbak.” Tambahku sambil menarik nafas dalam-dalam dan berposisi duduk ala yoga. Meditasi. Dengan diiringi musik lembut perlahan kuhirup nafas dalam-dalam, lewatkan udara sejuk di seluruh tubuh. Ahh..segarnya..

Perlahan kubayangkan sosok sempurna Nicole Scherzinger, vokalis PCD, model dan produser. Yang akhir-akhir ini iklan shampoo yang dibintanginya sering muncul di tv. Wajah Hawaii-nya nan eksotis, tubuhnya yang sexy dan sering terpampang di halaman sosialita TopSoccer-nya harian Jurnas, rambut hitamnya yang senantiasa tergerai indah, suara merdunya, otak pinternya, pacarnya yang kampiun F1. So perfect. Has she got her life,love & label? ..oh…I bet she does..

” Kalau ketemu Jin gendut gede piaraannya bang aladdin, gue tau pasti 3 hal yg bakal gue pinta ” celutuk mbak Teryn, sambil beringsut mengikuti gerakanku .

Aku sudah bisa menebak apa keinginannya, dan entah mengapa mendadak kuceploskan isi kepalaku : ”Kalo aku sih satu saja mbak, bebaskan aku dari selulit.”

Dan kamipun tertawa.

Memang hidup terasa tidak ramah bagi kami yang masih mengejar life, love dan label. Mungkin juga tidak ramah bagi mereka yang telah meraih semuanya. Karena bukankah sudah kodrat manusia, untuk tidak pernah puas dengan apa yang dimiliki.

 

Buat anda yang masih mengejar life,love & label….

stop day dreaming,  then life will find a way…

Go girls, keep up the good spirit !!

 

 

27
Feb
09

Merajut Mimpi Orang Lain

Seorang rekan karib saya, kerap kusapa jeng Ayu . Karena wajahnya yang ayu (cantik) dan lembut mampu menawan hati lelaki manapun yang memandangnya. Apalagi kalau dipandang agak lama, dijamin menimbulkan hasrat ingin meminang, atau paling tidak minta nomer henponnya.

Siapa sih lelaki normal yang tidak ingin bersama wanita cantik fisik dan budi pekertinya. Jeng Ayu bisa dikatakan memiliki segalanya, bibit, bobot, bebet. Kecuali satu hal : suami. Bagi wanita timur batasan menikah biasanya antara 20-30 tahun. Tentu saja semakin hari batas ini semakin bergeser biasanya karena perubahan kultur dan tingkat edukasi. Jeng Ayu, di usia 33thn juga menyadari hal ini, namun dalam doanya selalu terpancar keikhlasan akan apapun takdir hidupnya.

Bagi jeng Ayu, tuntutan keluarga menjadi palang kayu yang menghalangi mulusnya jalan menuju pelaminan. Namun karena rekan saya ini tergolong wanita solihah, menuruti kata orangtua merupakan harga mati yang tidak bisa ditawar. Akhirnya iapun berusaha mewujudkan keinginan orangtuanya.

Menjadi anggota keluarga dengan darah bangsa nabi yang mengalir di pembuluh nadinya, menjadikan orangtua rekan saya ini bercita-cita mendapatkan menantu dari kalangan yang sama. Perkara yang gampang-gampang susah, mengingat di negara ini, lebih mudah mencari rupa macam Tukul Arwana dibanding A Rafiq. Tidak mengherankan kalau dalam perjalanan hidupnya, hati rekan saya ini sempat tertambat padaproduk lokal varietas unggulan” walaupun akhirnya terpaksa tak berlanjut.

Namun Allah mendengar doa hambanya yang tak pernah berputus asa. Dalam karirnya di perusahaan airlines milik sebuah negara emas hitam, Jeng Ayu bertemu Mr Right yang ganteng bak aktor pakistan, si Salman-siapa itu, yang mampu membuat siti zulaikha – siti zulaikha yang memandang, mengiris jari tangannya walaupun mereka tidak sedang mengupas mangga.

Oke.., mungkin memang tidak seganteng nabi Yusuf, namun menurut jeng Ayu, dialah Yusuf-KW1 dan ia tercipta untuknya seorang. Terdengar egois memang, tapi begini inilah cinta. Lazim seperti semua orang yang jatuh cinta , jeng Ayu pun dihinggapi penyakit mental yang satu ini.

Dan fakta bahwa Mr.Right , si Yusuf – KW 1, sesuai yang dikehendaki keluarganya, semakin membuat harapan itu menjelma nyata. Akhirnya takdir membuka pintu kebahagiaan yang penuh cahaya didepannya.

Banyak dari kita yang harus merajut mimpi orang lain, biasanya milik orangtua . Untuk seleb, malah mungkin menjalani mimpi penggemar, alias menyesuaikan gaya hidup sesuai harapan penggemar juga sang produser demi rating dan bling-bling. Diantara kita mungkin ada yang menjalani dengan ikhlas ada pula yang terpaksa karena alasan-alasan tertentu. Kadang berakhir sedih namun banyak juga yang menemukan kebahagiaan, seperti rekan saya diatas.

Beberapa teman yang menolak mentah-mentah menjalani mimpi orang lain, berhasil mewujudkan mimpinya sendiri. Perlu keteguhan hati dalam menjalaninya, mengingat restu yang diperoleh mungkin tidak seperti yang diharapkan.

Kaka, yang merumput di AC Milan misalnya. Ngeyel menjadi pemain bola walaupun tumbuh besar di tengah keluarga bankir kaya raya yang tidak memiliki urat bola di darahnya. Keteguhan menjalani karirnya yang berliku, akhirnya mampu mengantarkannya meraih ballon d’Or, pemain terbaik di eropa. Baginya kepuasan berlaga adalah segalanya, hingga beberapa waktu lalu si ganteng ini menolak mentah-mentah tawaran gaji Rp.2M perpekan dari Manchester City.

j0386120Nah, saat ini jeng Ayu tengah sibuk merajut lagi mimpi orang lain, kali ini mimpi ibundanya. Ia merasakan bahwa kali ini mimpi itu lebih berat. Segala hal dalam pesta pernikahan yang rencananya akan digelar akhir tahun ini, telah diatur ibundanya, dimulai dari gaun, tamu, waktu, menu dan venue. Praktis, segalanya.

“Cuma calon suami saja yang bisa aku pilih sendiri, itupun sebenarnya tidak 100%….” keluhnya.

Ahh, Cantik, sabarlah. Semoga segalanya lancar. Allah sayang pada hambanya yang menghargai orangtua seperti dirimu selama ini. Yakinlah merpati putih akan beterbangan di langit biru cerah membawa semua doa dan harapan bumi ini bagi kalian berdua.

dedicated to my dear friend Zaky, I wish you all the best…always…

23
Feb
09

Optimis coy!

Minggu depan tim futsal Heri del Piero akan bertanding melawan tim futsal sesama anggota the big reds. Segala persiapan menjelang laga perempat final tersebut telah dipersiapkan. Heri del Piero bertekad menang, demi harga diri dan tentu saja, hadiah. Ya, uang tunai 5 juta telah disiapkan oleh panitia untuk tim pemenang pertama. Terbayang sepatu futsal yang ori di merchant The Reds.

Bersama Agung Pavlyuchenko, ia mengolah strategi sembari menunggu rekan lainnya datang di lapangan Futsal. Mereka akan berlatih hari ini.

Agung Pavlyuchenko merasa cemas, timnya akan kalah. Tim yang akan mereka hadapi lumayan jago. Beberapa pemainnya, tercatat sebagai anggota tim inti di kantor masing-masing. Bang Widi Zidane misalnya, lelaki semi gundul ini didaulat sebagai manajer tim futsal di bank pemda tempatnya bekerja.

Mendengar ini, Saiful Totti, yang lagi menghitung hari Saiful junior tiba di dunia, terperangah ” Ah, loe kok pesimis gitu sey, loe tau gak Samson aja bisa kalah. Pas bulu keteknya dicabut Layla.” Katanya merujuk film yang dibintangi Alm. Benyamin. “Yang penting optimis coy… Serius latihan dan kita mesti cari kelemahan lawan”.

Saiful Totti benar, optimis dan pesimis seringkali menjadi sikap penentu kemenangan suatu tim. Tim yang belum apa-apa sudah merasa kalah, akhir pertandingan bisa dipastikan hasilnya : kalah. Karena seringkali faktor penentu kemenangan bukan hanya skill individu, tapi juga pede, kerjasama tim dan strategi yang mumpuni.

Kurang hebat apa The Three Lion dengan adanya Rooney, Gerrard, Terry dan pemain hebat dari Liga Primer lainnya. Ditambah Liga Primer Inggris adalah liga terbaik didunia saat ini karena kualitas permainan dan soliditas klub yang terlibat. Pendek kata dunia sepakbola di negara ini sedang dalam era keemasan. Toh itu semua tidak membuat mereka merebut piala supremasi Eropa. Bahkan sekedar masuk kualifikasi EURO 2008 lalu pun tidak. Harus tersingkir di babak kualifikasi oleh Serbia, negara yang lebih banyak pemain tenis top-nya dibanding pesepakbola hebat.

Sebaliknya kerjasama yang baik antara Torress, Silva, Villa dkk, berhasil mengantarkan mereka menjadi raja Eropa 2008. Padahal tim ini sempat menjadi underdog, alias tidak diunggulkan karena fakta mereka telah puasa gelar di Eropa selama 44 tahun. Namun pemain-pemain negeri matador mewarisi sifat unggul nenek moyang mereka yang penjajah itu, berjiwa optimis dan bermental pemenang , karenanya mereka terus melaju walau yang dihadapi tim papan atas. Inilah pentingnya bersikap optimis, buah kemenangan menjadi hadiahnya.

Dalam sebuah sesi diskusi-motivasi yang pernah kuikuti, sang motivator mengatakan bahwa ada dua tipe manusia yang menentukan berhasil tidaknya kehidupan yang dijalani. Manusia tipe optimis dan pesimis. Manusia optimis adalah manusia unggul. Manusia jenis ini selalu berpikir bagaimana terus menerus meningkatkan kualitas, sehingga performance selalu meningkat. Mereka menjadikan akal pikiran sebagai imam atas perut. Makanya mereka selalu bekerja sangat cerdas di lapangan kehidupan manapun. Termasuk di lapangan hijau, macam skuad matador diatas.

Kebalikan dari manusia unggul adalah manusia pesimis bertabiat tukang panggul, yang sekadar pekerja, pencari nafkah, dan jauh dari sikap profesional. Manusia tipe pesimis ini selalu menjadikan perut sebagai imam atas otaknya. Mereka biasanya dikelilingi masalah dan tak pernah berinisiatif mencari solusinya.

Dan, pastinya karena tidak pernah terasah mencari solusi, manusia tipe ini kurang cerdas. Walaupun sebenarnya punya volume otak lebih besar dan memiliki potensi kecerdasan luar biasa. Sehingga tidak menyadari kesempatan melompat mencapai keberhasilan yang hadir di depan matanya. Ini kan gawat.

” Ayo..semangat dong, kita mulai latihan. Tinggal seminggu lagi nih. Kalau semangat , pasti bisa!” seru Saiful Totti sembari memulai menyundul-nyundul bola. “Apalagi kalo pas tanding ntar, supporter kita banyak, pasti semangat dah….inget..lima juta…bro..” Dan bola yang menggelinding di atas rumput sintetis itu disepaknya ke bibir gawang.

“Gampang lah, ntar gue kerahin bini gue sama temen-temennya datang buat kasih kita semangat.” seru Heri del Piero merujuk bininya yang sering terlihat menemaninya latihan futsal.

” Sungguh beruntung Heri del Piero, memiliki istri yang pengertian terhadap hobi bola-nya yang seringkali makan waktu dan duit “, Agung Pavlyuchenko berbisik dalam hati kagum dengan Bethy del Piero yang selain cantik, juga tabah menghadapi kelakuan suaminya yang gila bola.

 

(sorry Her, gw rasa loe lebih match ma del Piero drpd stevie G..secara sama kriwulnye..hehe..ra pareng nesu lohh)

 





hai..i made this blog just after the internist said that I've got the breast cancer-yeah right the effective womankiller ..and it was 2.5cm wide that a necesary surgery should be made at ASAP...I was shocked..cried 24/7..just couldn't believe this..

but then..i manage to survive.. even better after the zikir and chlorofil treatment..the 2.5cm cancer had gone.. I did it..get rid of it..for good i hope..

if i can..for sure you can too..
and if you notice this blog title..
'in every dark clouds, there's a silver line in.."
it simply means..dont give up hopes people ...
even if the light is still nowhere seen..
be strong okay..

Jemari yang Bergerak

Categories

People Countmeter

  • 8,067 Life

GeogRapHy is no BouNdaRy

Berkliyaran

Life under d'Bright Blue Sky

Kartini day 2010

Kartini Day 2010

Kartini Day 2010

School @ First Day

School @ First Day

School @ First Day

Zoo's Little visitor

Zoo's Little visitor

With team antiterror

With Team Anti Terror

More Photos

Days To Count

June 2012
S M T W T F S
« Dec    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Ngintip Tetangga

  • None

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.